SPIRITUAL BEAUTY

Orang Jawa mengajarkan bahwa wanita yang baik (yang ideal) itu harus bisa melakukan 3 AK :

  • Macak (berdandan)

Artinya wanita harus bisa merias diri agar terlihat cantik dan menyenangkan suami.

  • Masak (memasak)

Wanita juga harus bisa memasak. Terutama masakan kegemaran suami.

  • Manak (Melahirkan anak)

Wanita baru sempurna kalau ia juga bisa memberikan keturunan bagi suaminya.

Pertanyaannya : Bagaimana Firman Tuhan mengajarkan tentang wanita yang baik itu ? Jawabannya : Wanita yang baik menurut FT adalah yang memiliki kecantikan Rohani!

JENIS-JENIS KECANTIKAN WANITA

Secara sederhana, boleh dikatakan ada 2 jenis kecantikan. Hal itu adalah :

  • Kecantikan jasmani

Ini adalah jenis kecantikan lahiriah. contoh :

  • Hidungnya mancung
  • Kulitnya halus
  • Matanya belok
  • Betisnya langsing
  • Parasnya ayu
  • Jarinya lentik.dsb.
  • Kecantikan Rohani

Ini lebih merupakan ”kecantikan dalam” (inner beauty)

Kecantikan rohani ini meliputi : sikap, karakter dan kepribadian seorang wanita.

Tentu memiliki 2 jenis kecantikan di atas adalah yang paling ideal. Namun kalau harus memilih diantara ke duanya, memiliki kecantikan rohani jauh lebih dikenan Tuhan!

WANITA YANG MEMILIKI KECANTIKAN ROHANI

Seorang wanita yang memiliki kecantikan rohani ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  1. Ia memiliki kelembutan – Ams.15:4

Kelembutan adalah ”senjata rahasia” wanita yang paling ampuh.

Kelembutan wanita dapat meluluhkan keperkasaan pria manapun!

Sejarah membuktikan banyak laki-laki hebat bertekuk lutut karena kelembutan seorang wanita. Contoh :

  • Simson bertekuk lutut karena kelembutan Delila
  • Daud bertekuk lutut karena kelembutan Betsyeba
  • Markus Antonius (jenderal Perang Romawi) bertekuk lutut karena kelembutan Cleopatra (ratu Mesir)

Tapi kelembutan seorang wanita anak Tuhan harus dipakai untuk memberi rasa aman bagi suami dan anak-anaknya!

  1. Ia memiliki kesabaran – Ams.25:15

Kesabaran seorang wanita (istri) berpengaruh besar bagi kesuksesan keluarganya.

Kalau wanita sabar, maka suaminya akan tenang mencari nafkah dan nyaman saat pulang ke rumah. Anak-anaknya pun akan tenteram dan tumbuh menjadi manusia yang berprestasi.

Wanita yang sabar bersedia mendengar keluh kesah suami maupun anaknya.

Kata mendengar (menyimak) memiliki dua arti :

  • Telinga yang dipertajam

Maksudnya mampu membedakan mana suara suami atau anaknya, dengan mana suara orang lain.

  • Telinga yang disedengkan (dimiringkan)

Maksudnya telinga yang diposisikan sedemikian rupa sehingga mampu mendengarkan orang lain.

2. Ia memiliki belas kasihan – Maz.112:5

Kalau wanita memiliki kasih, maka keluarganya akan menikmati kebahagiaan luar biasa.

Suami yang dikasihi akan cenderung bertanggung jawab penuh.

Anak-anak yang dikasihi akan menjadi anak-anak juara.

Sebab, kebutuhan psikis utama setiap manusia adalah perasaan ingin dicintai!

Ketika seseorang dicintai, ia akan berubah menjadi baik. Contoh;

  • Wanita Samaria disumur Yakub disapa dan dikasihi Yesus, akhrnya ia menjadi pemberita injil bagi orang sekampungnya – 4:5-30
  • Zakheus dicintai dan diterima Yesus, maka ia memberikan ½ kekayaannya kepada orang miskin – 19:1-8

img-20120905-00492 104

3. Ia memiliki kerendahan hati – Ams.29:23;Ef.5:22-24

Kerendahan hati seharusnya menjadi ”perhiasan” seorang wanita.

Ketika wanita rendah hati dan bersedia ”dipimpin” oleh suami, justru ia akan dimuliakan oleh suaminya. Ketika wanita rendah hati, ia membuat suaminya mampu mengeluarkan seluruh potensinya!

4. Ia memiliki kegembiraan hidup – Ams.15:13

Wanita yang selalu tersenyum dan bermuka cerah membahagiakan seluruh rumah tangganya. Suami dan anak-anak akan merasakan “sorga” dalam rumah tangga.

Tapi kalau mukanya masam, seluruh keluarga akan menjadi lesu dan murung.

Wanita yang gembira tidak akan pernah kesepian. Sebab semua anggota keluarganya akan senang didekatnya. Manusia cenderung menyukai mereka yang bergembira dan bermuka cerah!

Kalau istri bergembira, suami dan anak-anak cenderung akan berprestasi hebat, sebab mereka selalu akan bersemangat!

5. Ia mendorong keluarganya maju – Ams.15:2

Wanita yang memiliki kecantikan rohani harus menjadi pendorong bagi kemajuan seluruh anggota keluarganya.

Seperti kata Ki Hajar Dewantara :”Tut wuri Handayani” – dibelakang memberi dukungan!

Memang ia tidak kelihatan, tetapi ia memberi motivasi dan energi seluruh keluarganya untuk menggapai sukses!

Ucapannya selalu bernada optimis dan penuh penghargaan!

 

Sebagai kesimpulan kita bisa mengatakan , ketika seorang Wanita memiliki kecantikan rohani, maka ia akan membuat seluruh keluarganya bahagia, sejahtera, dan maju senantiasa!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s